INIJAMBI – Upaya peningkatan layanan publik terus digencarkan oleh RSUD Raden Mattaher Jambi. Melalui dana Alokasi Khusus (DAK) 2025, ruang tunggu pendaftaran rumah sakit plat merah kebanggaan masyarakat Jambi ini kini tampil jauh lebih representatif dan modern.
Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) RSUD Raden Mattaher, Raden Zayad Irfani, mengungkapkan bahwa renovasi fisik ruang tunggu tersebut telah mencapai 100 persen. Perubahan signifikan terlihat pada kapasitas ruangan yang kini mencapai 500 meter persegi, melonjak dari luas sebelumnya yang hanya 300 meter persegi.
Bukan sekadar perluasan, renovasi ini juga mengedepankan aspek kenyamanan dan inklusivitas sesuai dengan standar pelayanan publik nasional. Sejumlah fasilitas baru telah disiapkan, di antaranya, Ruang Ibu Menyusui (Laktasi) untuk privasi pasien. Taman bermain anak agar suasana menunggu lebih menyenangkan bagi keluarga.
Kemudian, ada Pojok Baca yang bekerjasama dengan perpustakaan sebagai sarana edukasi. Serta Toilet Terpisah untuk pria, wanita dan toilet khusus bagi penyandang disabilitas bahkan juga ada unit pelayanan Bank Jambi.
“Renovasi fisik sudah rampung sepenuhnya. Kami menambah berbagai fasilitas penunjang untuk memastikan masyarakat Provinsi Jambi merasa nyaman saat berkunjung,” ujar Raden Zayad Irfani, kepada awak media di Ruang Wadir Sarpras dan SDM drg Iwan Hendrawan MARS, Senin (22/12/2025).
Selanjutnya kata Zayad, pihaknya juga akan mengintegrasikan sistem digital, pasien bisa mendaftar dari rumah. Terobosan utama dari renovasi ini adalah rencana penerapan layanan pendaftaran digital online.
“Ini sesuai arahan Gubernur Jambi, Al Haris, RSUD Raden Mattaher berkomitmen menghapus budaya antrean panjang yang menumpuk di rumah sakit. Dengan sistem terintegrasi ini, masyarakat nantinya cukup mendaftar dari rumah melalui aplikasi untuk mendapatkan nomor antrean. Warga tinggal datang ke rumah sakit sesuai jadwal yang tertera tanpa harus menunggu lama di lokasi,” ungkapnya.
Meski fisik bangunan sudah selesai, Raden Zayad mengakui masih ada sedikit kendala pada fasilitas interior seperti AC dan tempat duduk pasien yang belum masuk dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) renovasi awal. Saat ini, pihaknya sedang menunggu arahan jajaran direksi untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.
“Target kami, pada Februari 2026 semuanya sudah siap beroperasi penuh. Kami ingin saat peresmian nanti, fasilitas penunjang dan sistem digitalnya sudah berjalan beriringan, mudah mudahan bisa kita wujudkan,” tambahnya.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen RSUD Raden Mattaher dalam menjalankan arahan Menpan RB terkait peningkatan kualitas pelayanan publik dan instruksi Gubernur Jambi untuk memberikan pelayanan terbaik serta kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat Jambi.
“Ini juga perlu diketahui bahwa kita sebelum memulai perencanaan kita juga meminta pendampingan biro organisasi sampai dengan Menpan RB, karena ini berkaitan dengan pelayanan publik, kita pingin ruang tunggu bisa merubah image, nuansa yang berbeda,” pungkasnya. (02/AM)

Tinggalkan Balasan