INIJAMBI.COM- Diduga dipicu masalah perselisihan anak, seorang pria di Kota Jambi, bernama Indra (41) meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam oleh tiga orang.
Penyerangan itu terjadi di kawasan RT 10 Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Peristiwa bermula dari perselisihan antara anak korban dan anak para terduga pelaku yang kemudian berkembang menjadi cekcok.
Tak lama setelah itu, ketiga pelaku yang masih bertetangga dengan korban mendatangi rumah korban sambil membawa senjata tajam.
Menurut keterangan istri korban, Nia (39), para pelaku datang sesaat setelah waktu Magrib dan langsung melakukan penyerangan.
“Bertiga datang ke rumah, bawa pisau dua dan parang satu. Suami saya sempat lari ke dalam rumah, tapi tetap dikejar,” ujarnya saat ditemui di rumah duka, Senin (27/4/2026).
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, namun terus dikejar hingga mengalami sejumlah luka akibat sabetan dan tusukan senjata tajam. Indra dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.
Nia mengungkapkan, peristiwa tragis itu terjadi di depan anak mereka yang masih berusia 18 bulan. Sementara anak mereka yang lain, Ferdi (21), juga sempat dikejar oleh para pelaku dan mengalami luka dalam insiden tersebut.
“Anak saya yang kecil menangis melihat bapaknya ditusuk. Anak saya yang besar juga sempat dikejar,” ungkapnya.
Menurut dia, para pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut masih memiliki hubungan bertetangga dengan korban.
“Pelakunya itu Baim dan dua pamannya,” kata Nia.
Ketua RT 10 Pinang Merah, Zulkarnus, mengatakan pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut setelah menerima laporan dari keluarga korban.
“Kami dapat kabar setelah Magrib, langsung ke rumah sakit. Saat tiba di sana, korban sudah meninggal dunia,” katanya. (*/inj)

Tinggalkan Balasan