INIJAMBI – Pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi terus mematangkan persiapan lanjutan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya pada ruas Jambi-Rengat.

Segmen Pijoan hingga Merlung sepanjang 67,45 kilometer kini menjadi prioritas utama dan ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi fisik pada tahun 2027 dengan skema pinjaman luar negeri (loan) dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan Islamic Development Bank (ISDB).

“Ruas Pijoan-Merlung kemungkinan masuk pendanaan loan dari AIIB dan ISDB. Saat ini prosesnya masih kita siapkan dari Bappenas. Jika pertengahan Juli nanti readiness-nya sudah oke, kita siap masuk tahap pelelangan. Targetnya, tahun 2027 sudah mulai pengerjaan fisik,” ujar Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariyadi.

Wakil Menteri PU, Diana, yang didampingi Anggota DPR RI, H. Bakri, menekankan pentingnya proyek ini dalam meningkatkan konektivitas antarprovinsi di Sumatera.

“Proyek ini sangat strategis dan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jambi dan sekitarnya,” kata Diana.

Baca Juga:  Pemprov Jambi Berkomitmen Mendukung Pengembangan Geopark

H. Bakri juga menyatakan bahwa Komisi V DPR RI akan terus mendukung upaya percepatan pembangunan tol ini.

“Kami akan terus memantau pelaksanaan proyek ini untuk memastikan bahwa masyarakat Jambi dapat menikmati manfaatnya,” ujarnya. (*)