INIJAMBI – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Jambi ke-69 di Lapangan Abdul Rahman Sayoeti, eks MTQ, Jambi, stand PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi yang memajang Teh Kayu Aro menjadi salah satu stand favorit pengunjung.
Tercatat ribuan masyarakat mengunjungi gerai tersebut dan menyeruput Teh Kayu Aro yang disajikan sambil bersantai.
Ini teh produksi tanah Jambi, produksi PTPN IV. Sudah terkenal sejak zaman penjajahan Belanda. Sampai sekarang cita rasa dan aromanya tetap terjaga. Saya suka,” kata Gubernur Jambi usai membuka Jambi Expo 2026 dan mengunjungi gerai Teh Kayu Aro.
PTPN IV Regional 4 Jambi selaku produsen Teh Kayu Aro memamerkan berbagai jenis teh, seperti Teh Hitam (black tea) kualitas ekspor yang diproses dengan metode orthodox (daun utuh) maupun CTC (crush, tear, curl).
Varian yang lebih premium, termasuk lini Royal Premium seperti Golden, Diamond, dan Red Velvet, juga diperkenalkan kepada pengunjung.
Bahkan, terdapat pula white tea (teh putih) yang ditawarkan dari kebun ini, dengan aroma kuat dan rasa khas yang disukai bangsawan Eropa.
Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. mengakui bahwa Teh Kayu Aro yang berasal dari kebun teh peninggalan penjajah Belanda di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, memiliki aroma khas teh pegunungan Kerinci dan telah dikonsumsi Ratu Belanda serta Ratu Inggris sejak pertama kali perkebunan teh ini digarap perusahaan Belanda pada tahun 1925. (02/IS)

Tinggalkan Balasan