INIJAMBI – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Jambi ke-69 di Lapangan Abdul Rahman Sayoeti, eks MTQ, Jambi, stand PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi yang memajang Teh Kayu Aro menjadi salah satu stand favorit pengunjung.

Tercatat ribuan masyarakat mengunjungi gerai tersebut dan menyeruput Teh Kayu Aro yang disajikan sambil bersantai.

Gubernur Jambi Dr. Al Haris bersama Ny. Hesti Haris serta Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. juga menyempatkan diri berdialog dengan karyawan PTPN IV Regional 4 yang berjaga, sambil menikmati teh legendaris Teh Kayu Aro dan berfoto swafoto bersama pengunjung lainnya usai pembukaan Jambi Expo 2026, Rabu (7/1/2026).

Ini teh produksi tanah Jambi, produksi PTPN IV. Sudah terkenal sejak zaman penjajahan Belanda. Sampai sekarang cita rasa dan aromanya tetap terjaga. Saya suka,” kata Gubernur Jambi usai membuka Jambi Expo 2026 dan mengunjungi gerai Teh Kayu Aro.

Baca Juga:  Kontribusi Pajak PTPN IV PalmCo Melonjak, Sentuh Rp7,7 Triliun dalam Tiga Tahun Terakhir*

PTPN IV Regional 4 Jambi selaku produsen Teh Kayu Aro memamerkan berbagai jenis teh, seperti Teh Hitam (black tea) kualitas ekspor yang diproses dengan metode orthodox (daun utuh) maupun CTC (crush, tear, curl).

Varian yang lebih premium, termasuk lini Royal Premium seperti Golden, Diamond, dan Red Velvet, juga diperkenalkan kepada pengunjung.

Bahkan, terdapat pula white tea (teh putih) yang ditawarkan dari kebun ini, dengan aroma kuat dan rasa khas yang disukai bangsawan Eropa.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. mengakui bahwa Teh Kayu Aro yang berasal dari kebun teh peninggalan penjajah Belanda di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, memiliki aroma khas teh pegunungan Kerinci dan telah dikonsumsi Ratu Belanda serta Ratu Inggris sejak pertama kali perkebunan teh ini digarap perusahaan Belanda pada tahun 1925. (02/IS)

Baca Juga:  Meroket, Emas di Pegadaian ada yang sentuh Rp2,7 juta/gram