INIJAMBI – Volume sampah di Kota Jambi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Saat ini, jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat mencapai 350 hingga 400 ton per hari, kondisi yang menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Hampir setiap hari, puluhan armada pengangkut sampah silih berganti memasuki Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Mahruzar, mengatakan bahwa volume sampah yang masuk ke TPA mengalami peningkatan signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Menurutnya, lonjakan tersebut perlu diantisipasi dengan sistem pengelolaan yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Jumlah sampah yang masuk ke TPA saat ini berkisar antara 350 sampai 400 ton per hari. Angka ini tentu meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Mahruzar.

Baca Juga:  Komisi V DPR RI Minta Kapal-Kapal Angkutan yang Melintas di Jembatan Aurduri I di Stop

Ia menjelaskan, sampah rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar, terutama sampah organik dan plastik sekali pakai.

Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta mempercepat keterbatasan daya tampung TPA.

Pemerintah Kota Jambi terus mendorong berbagai upaya penanganan sampah, mulai dari optimalisasi armada pengangkutan, penguatan pemilahan sampah dari sumbernya, hingga edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli dalam mengurangi produksi sampah sehari-hari.

“Kami terus mengupayakan agar pengelolaan sampah di Kota Jambi semakin membaik, dengan melibatkan peran aktif masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah berharap kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dapat meningkat, sehingga persoalan sampah di Kota Jambi dapat ditekan dan lingkungan tetap terjaga dengan baik. ***

Baca Juga:  Pemprov Jambi raih anugerah keterbukaan informasi publik 2025