INIJAMBI.COM- Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, berhasil mengidentifikasi sepuluh korban tewas dalam kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) CommuterLine dan Kereta Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Dari jumlah tersebut, satu korban diketahui merupakan warga Kota Jambi, yakni Nur Alimantun Citra Lestari (19). Korban teridentifikasi melalui kecocokan data primer berupa sidik jari serta data sekunder berupa properti dan rekam medis.

Informasinya, Selasa malam jenazah korban sudah diberangkatkan ke Jambi, dan tiba di Kota Jambi pagi ini, Rabu (29/4/2026). Nur kabarnya beralamat di kawasan Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono, mengatakan penetapan identitas korban dilakukan melalui sidang rekonsiliasi yang digelar pada Selasa pukul 14.00 WIB.

Baca Juga:  Nikah Tanpa Suap : Sistem Barcode KUA Cegah Pungli, Berkat Gagasan Penyuluh Agama Islam

“Sidang rekonsiliasi telah menetapkan 10 jenazah berhasil teridentifikasi,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Timur, Selasa.

Ia menambahkan, proses identifikasi dilakukan secara terpadu oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) bersama Biro Kedokteran Polisi (Birodokpol), Pusdokkes Polri, Biddokkes Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, serta unsur terkait lainnya.

“Kami telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap 10 kantong jenazah yang dikirim dari tempat kejadian perkara,” kata Prima.

Sementara itu, Karodokpol Pusdokkes Polri Nyoman Eddy Purnama Wirawan menjelaskan identifikasi dilakukan dengan mengombinasikan data primer dan sekunder.

“Data primer berupa sidik jari, didukung data sekunder seperti tanda medis dan barang kepemilikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Acara Zabaq Expo 2024 Tercoreng: "ditangan Kepemimpinan Robby Nahliyansah"

Adapun sembilan korban lainnya yang telah teridentifikasi yakni: Tutik Anitasari (31), Cikarang Barat, Bekasi, Harum Anjasari (27), Cipayung, Jakarta Timur, Farida Utami (50), Cibitung, Bekasi, dan Vica Acnia Pratiwi (23), Cikarang Barat.

Kemudian, Ida Nuraida (48), Cibitung, Bekasi, Gita Septia Wardany (20), Cibitung, Bekasi, Fatmawati Rahmayani (29), Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Arinjani Novita Sari (25), Tambun Selatan, Bekasi, dan Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), Tambun Selatan, Bekasi.

Pihak RS Polri memastikan proses identifikasi akan terus berlanjut seiring pendalaman data korban.(*/inj)