INIJAMBI.COM- Gubernur Al Haris secara resmi membuka Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi bertajuk “Siginjai Fest 2026” di Jambi Town Square (Jamtos), Rabu (29/04/2026). Kegiatan tahunan yang digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Jambi ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 29 April hingga 3 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan bahwa Siginjai Fest memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang saat ini menunjukkan tren positif.

“Pertumbuhan ekonomi Jambi sudah mencapai 4,93 persen, tinggal sedikit lagi menuju lima persen. Ini harus kita dorong bersama, semua sektor harus ikut berperan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan UMKM, BUMD, hingga pelaku usaha rumahan dalam memanfaatkan momentum festival ini sebagai ruang promosi sekaligus perluasan pasar.

Baca Juga:  Jalan Kumpeh Hancur, Ujian Serius Komitmen Pemerataan Infrastruktur

“Melalui Siginjai Fest, UMKM punya ruang untuk tampil, memperkenalkan produk, sekaligus menjual hasil karya mereka,” tambahnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk memperkuat penggunaan produk lokal. Ia mencontohkan batik Jambi yang dinilai memiliki kualitas bersaing di tingkat nasional, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah berbasis produk dalam negeri.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jambi, Tedy Arief Budiman, menyampaikan bahwa Siginjai Fest 2026 merupakan bagian dari rangkaian menuju agenda nasional seperti Festival Ekonomi Syariah Sumatera (FESyar) dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Jambi.

Baca Juga:  Peduli Rakyat, Golkar Tanjab Barat Hadirkan Pasar Murah di Kuala Tungkal

“Siginjai Fest adalah upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, komunitas, hingga pesantren,” jelasnya.

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, Siginjai Fest 2026 menghadirkan 77 pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, wastra, kriya, hingga kopi unggulan Jambi.

Selain pameran produk, acara ini juga diramaikan dengan talkshow, pelatihan UMKM, serta kompetisi kopi seperti cup tester, brewer, dan latte art dengan juri nasional.

Sejumlah lembaga seperti Otoritas Jasa Keuangan, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Baznas, hingga Dompet Dhuafa turut ambil bagian dalam pameran ekonomi syariah.

Dalam upaya memperkuat gaya hidup halal, Bank Indonesia juga mendorong sertifikasi halal UMKM, pengembangan Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS), serta peningkatan juru sembelih halal di Jambi.

Baca Juga:  Pengangguran Terselubung, Bom Waktu Ekonomi Muaro Jambi

Acara ini juga menghadirkan kajian islami dengan narasumber nasional seperti Aisah Dahlan, Hanan Attaki, dan Husein Ja’far Al Hadar.

Tedy menegaskan bahwa penguatan ekonomi syariah membutuhkan sinergi lintas sektor agar dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Jambi.

“Melalui kolaborasi yang kuat, kita berharap ekonomi syariah dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jambi ke depan,” pungkasnya.(*/inj)