INIJAMBI Muara Bulian– Perkembangan belanja online yang semakin pesat dinilai memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas perdagangan di Pasar Keramat Tinggi. Sejumlah pedagang mengaku mengalami penurunan jumlah pembeli dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah masa pandemi COVID-19 berakhir.

Salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya dan hanya ingin diinisialkan R mengatakan bahwa daya beli masyarakat di pasar tradisional mengalami penurunan yang cukup drastis sejak pandemi COVID-19. Menurutnya, perubahan pola belanja masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut.

“Sejak setelah COVID-19, daya beli masyarakat sangat menurun. Banyak warga yang sekarang lebih memilih berbelanja secara online karena dianggap lebih praktis dan mudah,” ujar R saat ditemui di Pasar Keramat Tinggi.

Baca Juga:  Pemkot Jambi Perkuat Kolaborasi Riset dengan Akademisi Internasional

R menjelaskan bahwa selama pandemi, masyarakat mulai terbiasa menggunakan berbagai platform belanja online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebiasaan tersebut terus berlanjut hingga saat ini, sehingga jumlah pengunjung pasar tradisional semakin berkurang.

Akibatnya, banyak pedagang merasakan penurunan omzet dibandingkan sebelum pandemi. Kondisi ini membuat para pedagang harus berupaya lebih keras untuk mempertahankan usaha mereka di tengah persaingan dengan toko-toko online.

Selain faktor kemudahan berbelanja, masyarakat juga sering tertarik dengan berbagai promo, diskon, dan layanan pengiriman yang ditawarkan oleh platform e-commerce. Hal tersebut dinilai menjadi alasan mengapa sebagian konsumen mulai meninggalkan pasar tradisional.

Para pedagang berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait untuk meningkatkan kembali minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional. Mereka menilai pasar tradisional masih memiliki keunggulan, seperti interaksi langsung antara penjual dan pembeli serta kesempatan untuk melihat kualitas barang secara langsung sebelum melakukan pembelian.

Baca Juga:  Pembukaan MTQ dan Gebyar Ramadhan Desa Simbur Naik Berlangsung Meriah, Warga Padati Halaman Masjid Nurul Huda

Dengan terus berkembangnya teknologi digital, pedagang di Pasar Keramat Tinggi diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen, sembari tetap mempertahankan keberadaan pasar tradisional sebagai salah satu pusat perekonomian masyarakat.

Reporter : Peserta LK2 Cabang Batang Hari